Sri Mulyani Ingatkan Subsidi Bisa Tambah Rp198 Triliun jika Harga BBM Tidak Naik

Michelle Natalia
Menkeu Sri Mulyani menyebut, subsidi bisa tambah Rp198 triliun jika harga BBM tidak dinaikkan. (foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp502 triliun untuk subsidi dan kompensasi energi demi menekan kenaikan harga BBM dan listrik. Angka ini sudah naik tiga kali lipat dibandingkan rencana awal APBN 2022.

"Maka kita perkirakan subsidi itu harus nambah lagi, bahkan bisa mencapai Rp198 triliun, itu di luar Rp502 triliun. Nambah kalau kita tidak menaikkan harga BBM," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (23/8/2022). 

Sri Mulyani menambakan, jika tidak dilakukan pembatasan, maka anggaran Rp502 triliun tersebut tidak akan cukup. 

"Nambah lagi bisa mencapai Rp698 triliun. Tapi perhitungan ini hanya untuk subsidi BBM jenis Solar dan Pertalite saja, di luar dari perhitungan subsidi untuk LPG dan listrik, karena LPG dan listrik sudah masuk yang kemarin di laporan semester I yang kita sudah naikkan, saya tidak membuat exercise," kata dia.

Namun, dia menyebutkan, apabila tren volume penggunaan BBM subsidi masih meningkat, tentunya berbagai pertimbangan akan disiapkan. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 4 Juli 2026 di SPBU Seluruh Indonesia

57 tahun lalu

Harga BBM Pertamina 3 Juli 2026 jelang Akhir Pekan, Ada yang Naik?

57 tahun lalu

Harga BBM Pertamina 2 Juli 2026 Terbaru, Ada yang Turun!

57 tahun lalu

Resmi! Pertamina Turunkan Harga Pertamax Turbo hingga Dexlite per 1 Juli 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal