Sri Mulyani Minta Data Bansos Diperbaharui agar Penerima Tepat Sasaran

Michelle Natalia
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Bantuan sosial (bansos) menjadi salah satu program utama dalam pemulihan ekonomi nasional (PEN). Namun, penyaluran bantuan tersebut kerap tak tepat sasaran.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati meminta Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) diperbaharui. Dia telah berbicara dengan Menteri Sosial, Juliari Batubara dan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

Sri Mulyani menyarankan agar sistem reward and punishment diberikan kepada pemerintah daerah (pemda) soal data bansos. Dengan begitu, DTKS yang menjadi basis penyaluran bansos menjadi lebih kuat.

"Kemenkeu mendorong, mendukung pemberian insentif atau warning kepada pemda agar mereka bisa meng-update data dari rumah tangga yang membutuhkan dukungan, dan mereka bisa diidentifikasi dan datanya bisa ditingkatkan," katanya, Kamis (16/7/2020)

Dia mengatakan, pandemi Covid-19 menunjukkan bahwa data pemerintah carut marut. Oleh karena itu, dia menilai saat ini menjadi momentum yang tepat untuk memperbaiki data.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Health
4 hari lalu

Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan

Nasional
4 hari lalu

Covid-19 Varian Cicada Diprediksi Sudah Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog

Health
4 hari lalu

Asal Usul Nama Cicada, Julukan Covid-19 Varian Baru yang Mulai Menggila

Health
4 hari lalu

Apakah Covid-19 Varian Cicada Mematikan? Cek Faktanya di Sini!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal