Sri Mulyani Sebut Kenaikan Suku Bunga Bisa Terjadi Sampai Pertengahan Tahun 2023

Michelle Natalia
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, mengatakan kenaikan suku bunga bisa terjadi sampai pertengah tahun 2023. 

Hal itu, disampaikan Sri Mulyani dalam Kompas100 CEO Forum 2022 bertajuk "Membuat Terang di Tahun Menantang: 7 Langkah Menavigasikan Pemulihan 2023" secara virtual di Jakarta, Jumat (2/12/2022).

Menurut dia, kenaikan suku bunga (interest rate) dan pengetatan suku bunga, memang didesain untuk memoderasi sisi permintaan untuk mengendalikan inflasi agar tidak bergerak liar. 

Seiring dengan krisis global yang telah terlihat dan diperkirakan akan terjadi resesi pada 2023, Menkeu menyebut, kenaikan suku bunga pasti akan terjadi paling tidak setengah tahun lamanya di tahun depan. 

"Interest rate-nya tinggi, inflasinya menurunnya mungkin mulai bertahap. Itu risiko pertama yang harus kita lihat. Beberapa pejabat tinggi The Fed sudah menyampaikan is gonna be high for relatively long. Ini berarti dampak terhadap ekonomi di negara maju mungkin akan terasa sepanjang tahun 2023," ujar Sri Mulyani. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
1 hari lalu

BI Kembali Tahan Suku Bunga di 5,75 Persen, Deposit Facility Rate Naik Jadi 5 Persen

1 hari lalu

BI Diproyeksi Kembali Tahan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen, Ini Alasannya

3 hari lalu

BI Siapkan Intervensi Jaga Rupiah, Inflasi Pangan Jadi Perhatian

3 hari lalu

Menkeu Suahasil Lapor Prabowo, Pastikan APBN Tetap Ekspansif hingga Akhir 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal