Sri Mulyani Sebut Program Pemulihan Ekonomi Naik Jadi Rp677,20 Triliun

Suparjo Ramalan
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Antara)

Sementara itu, insentif bagi dunia usaha agar mampu bertahan dengan merelaksasi di bidang perpajakan dengan stimulus lainnya mencakup Rp120,61 triliun.

Kemudian, untuk bidang pembiayaan dan korporasi termasuk di dalamnya adalah pernyataan modal negara, talangan untuk Kredit Modal Kerja darurat untuk non-UMKM padat karya, serta belanja untuk premi risiko untuk modal kerja bagi industri padat karya yang pinjamannya di atas Rp10 miliar hingga Rp1 triliun, termasuk penjaminan termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta dana talangan, sebesar Rp 44,57 triliun. 

"Itu masuk kategori pembiayaan korporasi. baik BUMN, korporasi padat karya di atas 10 miliar hingga Rp 1 triliun dan untuk non padat karya," kata Sri Mulyani.

Terakhir, dukungan untuk sektoral maupun Kementerian dan Lembaga serta pemerintah daerah (Pemda) mencalai Rp97,11 triliun.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
1 bulan lalu

Menko Airlangga Bertemu Gubernur Aceh Mualem, Bahas Penghapusan Bunga Debitur KUR Terdampak Bencana 

Nasional
2 bulan lalu

Purbaya Siapkan TKD Rp43,8 Triliun untuk Daerah Terdampak Bencana di 2026

Bisnis
2 tahun lalu

Investasi Migas RI Keok Selama 30 Tahun, Luhut Singgung Sri Mulyani

Bisnis
2 tahun lalu

Tarif Jalan Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 2-4 bakal Naik, Seksi 5-6 Segera Bertarif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal