Suprajarto Tolak Jadi Pimpinan, BTN Tunjuk Oni Febriarto sebagai Plh Dirut

Isna Rifka Sri Rahayu
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menunjuk Oni Febriarto Rahardjo sebagai Direktur Utama. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menunjuk pimpinan sementara setelah Suprajarto menolak keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang mengangkatnya sebagai Direktur Utama (Dirut). Dengan adanya penolakan tersebut, perusahaan pelat merah ini menunjuk Oni Febriarto Rahardjo yang menjabat sebagai Direktur Commercial Banking menjadi Pelaksana Harian Direktur Utama BTN.

Corporate Secretary Bank BTN Achmad Chaerul, menyatakan manajemen menghormati keputusan mengenai perubahan pengurus perseroan. Hal itu,  menurutnya merupakan kewenangan penuh dari pemegang saham. Chaerul optimistis dengan formasi Direksi saat ini, dan dengan peran Oni Febriarto Rahardjo sebagai Direktur Commerical Banking untuk menjalankan tugas Direktur Utama, bisnis Bank BTN tetap berjalan dengan baik.  

Sebagai informasi, Oni Febriarto telah menjabat menjadi Direktur Commercial Banking sejak 24 Mei 2015. Kariernya sendiri di Bank BTN dimulai sejak tahun 1997.

Selain itu, perseroan juga memiliki Direktur Collection & Asset Management yang baru, yaitu Elisabeth Novie. “Ibu Novie sudah lama menjadi bagian dari keluarga besar Bank BTN, beliau kompeten di bidangnya karena telah lebih dari 26 tahun bersama BTN dan sebelumnya pernah menjabat Kepala Divisi Asset Management. Kami yakin dengan posisi yang baru ini akan lebih fokus dalam berkontribusi pada perbaikan kualitas kredit dan akan mendorong kinerja Bank BTN lebih baik kedepannya,” kata Chaerul dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Sebagai perusahaan terbuka, Bank BTN taat asas dan sesuai dengan Good Corporate Governance (GCG) akan menjalankan keputusan RUPSLB tersebut. Bisnis BTN tetap akan berjalan normal sesuai Rencana Bisnis Bank dengan dukungan seluruh pegawai BTN untuk menjalankannya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Sisa 250, Soroti Pemborosan Gaji Direktur-Komisaris

57 tahun lalu

Prabowo Terima Usulan Para Rektor, Laba BUMN Dibagi untuk Riset dan Inovasi

57 tahun lalu

Pendaftaran Program Magang Nasional Dibuka Lagi, Cek Cara Daftar dan Syaratnya

57 tahun lalu

Prabowo Tutup 240 BUMN: Tidak Ada yang Untung, Rugi Terus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal