Tagihan Listrik Juni Membengkak, Begini Klarifikasi Lengkap PLN

Djairan
PT PLN (Persero) tengah menerima banyak keluhan dari pelanggan rumah tangga perihal tagihan listrik bulan Juni yang membengkak. (Foto: Dok PLN)

JAKARTA, iNews.id - PT PLN (Persero) tengah menerima banyak keluhan dari pelanggan rumah tangga perihal tagihan listrik bulan Juni yang membengkak. Keluhan tersebut disampaikan melalui media sosial, posko pengaduan/contact center bahkan yang mendatangi langsung.

Senior Executive Vice President Bisnis & Pelayanan Pelanggan PLN Yuddy Setyo Wicaksono menjabarkan alasan di balik membengkaknya tagihan listrik pelanggan rumah tangga. Dia mencatat, telah terjadi kenaikan konsumsi listrik pada 4,3 juta pelanggan, atau 15 persen dari total konsumen pascabayar sebanyak 34,5 juta.

Dari 4,3 juta pelanggan tersebut, yang mengalami lonjakan tagihan listrik hingga 200 persen hanyalah 6 persennya saja. Sedangkan yang mengalami kenaikan tagihan terbanyak yaitu sebanyak 20-50 persen, dengan jumlah 2,4 juta pelanggan.

“Yang lagi ramai kan yang naik sampai 200 persen, jumlahnya tergolong tidak terlalu banyak, hanya 6 persen. Jika dilihat antara sebelum dan setelah Covid-19, kenaikan konsumsi listrik rumah tangga itu sebesar 1,8 persen untuk 34,5 juta pelanggan pascabayar. Sementara total keseluruhan pelanggan rumah tangga sebanyak 70,4 juta,” ujar Yuddy Senin (8/6/2020).

Yuddy menjelaskan, penyebab kenaikan penggunaan listrik tersebut akibat sejumlah hal. Pertama, adanya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), di mana seluruh keluarga ada di rumah. 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Internasional
19 hari lalu

Rusia Gempur Ukraina Habis-habisan, Putuskan Aliran Listrik ke Jutaan Rumah

Nasional
23 hari lalu

PLN Gratiskan Tarif Listrik 6 Bulan untuk Huntara di Wilayah Bencana Sumatra

Nasional
1 bulan lalu

Pengguna EV Naik saat Libur Nataru, Konsumsi Listrik SPKLU Melonjak 479 Persen

Buletin
1 bulan lalu

Kriminalitas Menggila, Emak-Emak Disandera dan Sindikat Kabel PLN Dibekuk Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal