Meski demikian, Tito menilai pemeriksaan kesehatan perlu dilakukan secara ketat sejak peserta mendaftar Komcad. Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk memastikan kondisi kesehatan peserta sebelum mengikuti latihan dasar militer.
"Jadi memang sebaiknya ketika pada waktu mendaftar jadi Komcad, juga ada semacam tes kesehatan yang bersifat umum gitu," sambungnya.
Tito juga mengimbau ASN yang memiliki riwayat penyakit tertentu agar tidak memaksakan diri mengikuti pelatihan Komcad.
"Kalau ada yang merasa ada ada penyakit, ya janganlah ikut, dipaksakan masuk Komcad, kira-kira gitu. Ya. Tapi jangan sampai nanti dia merasa sakit, dia memaksakan diri ikut Komcad. Ada risiko seperti itu," jelasnya.
Menurut Tito, meninggalnya Vanreko akan menjadi bahan evaluasi pelaksanaan Komcad. Evaluasi tersebut mencakup proses rekrutmen hingga materi pelatihan yang diberikan kepada peserta.
Sebelumnya, Vanreko Varkas Bagaskara merupakan ASN Kementerian Ekonomi Kreatif yang mengikuti Latsarmil Komcad ASN Gelombang II. Dia meninggal setelah mengalami kondisi darurat saat mengikuti rangkaian kegiatan pelatihan.