Hasil pemeriksaan medis menyebutkan bahwa Maulana mengalami henti jantung mendadak. Pihak IPDN menegaskan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan yang bersangkutan juga tidak memiliki riwayat penyakit sebelumnya.
“Kegiatan yang dijalani hanya baris-berbaris, tidak ada aktivitas fisik berat seperti lari-lari. Semua kegiatan berlangsung wajar,” ujar Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum IPDN.
Jenazah Maulana telah dipulangkan ke rumah duka di Maluku Utara. Pihak keluarga menerima kepergian Maulana dengan ikhlas dan menolak dilakukan autopsi.