Hujat Pasien BPJS di Medsos, Oknum Dokter PPDS UGM Dinonaktifkan RSUP dr Sardjito

iNews TV
RSUP dr. Sardjito Yogyakarta mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan sementara seorang oknum dokter peserta didik PPDS. Foto: iNews TV

YOGYAKARTA, iNews.id — RSUP dr. Sardjito Yogyakarta mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan sementara seorang oknum dokter peserta didik Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM).

Langkah ini diambil setelah tindakan oknum dokter tersebut yang memberikan komentar nirempati terhadap pasien BPJS Kesehatan yang mengeluhkan antrean perawatan di media sosial memicu kemarahan publik.

Manajer Hukum dan Humas RSUP dr Sardjito Yogyakarta, Banu Hermawan, menegaskan bahwa penonaktifan sementara berlaku mulai hari ini agar yang bersangkutan dapat menjalani proses pemeriksaan etik internal.

"Mulai hari ini yang bersangkutan sudah dinonaktifkan untuk mengikuti proses-proses terkait pendidikan bermartabat. Kami di RSUP dr. Sardjito dan FK-KMK UGM sangat menjunjung tinggi penghormatan terhadap harkat dan martabat pasien dalam bentuk apa pun," ujar Banu.

Dalam keterangannya, pihak RSUP dr. Sardjito mengklarifikasi dua hal penting terkait polemik yang viral di media sosial tersebut. Pertama, almarhum pasien BPJS Kesehatan atas nama Yurizal Tri Chaerawan bukanlah pasien yang menjalani perawatan di RSUP dr. Sardjito, melainkan di salah satu rumah sakit di wilayah Bogor, Jawa Barat.

Kedua, oknum dokter yang bersangkutan bukanlah dokter tetap rumah sakit, melainkan peserta didik PPDS UGM yang sedang melangsungkan pendidikan klinis.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
5 hari lalu

Kopdes Merah Putih Bakal Punya Klinik dan Apotek, Bisa Pakai BPJS Kesehatan

9 hari lalu

DPR soal Isu BPJS Kesehatan Bakal Diganti Klinik Kopdes: Tak Bisa Dihapus, Sudah Diatur UU

27 hari lalu

Pemerintah Tambah Anggaran BPJS Kesehatan Rp20 Triliun, Mulai Cair Bulan Ini

1 bulan lalu

Suahasil Suntik Rp20 Triliun ke BPJS Kesehatan, Perkuat Kas dan Jamin Pembayaran Klaim

1 bulan lalu

Prabowo Minta Pasien BPJS Dilayani Tanpa Dibeda-bedakan, Waktu Antrean Dipercepat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal