Ade kemudian menceritakan percakapannya dengan Jokowi saat polemik ijazah palsu tersebut menjadi persoalan.
Menurut Ade, Jokowi mempertanyakan alasan dirinya dituduh memiliki ijazah palsu, padahal dirinya sendiri yang menjalani pendidikan tersebut.
"Pak Jokowi, hanya beberapa kata ya, saya berjumpa pada saat memang ini menjadi suatu persoalan ya. Saya cuma tanya Bapak, ini seperti apa Bapak? Bapak cuma menjawab, yang kuliah saya, yang sekolah saya, kok yang menuduh palsu orang lain," kata Ade di hadapan majelis hakim.
Ade juga menilai kekecewaan Jokowi terlihat jelas dari ekspresi wajahnya saat membicarakan persoalan tersebut.
Dia menegaskan, Jokowi tidak secara langsung menyebut dirinya sakit hati. Namun, Ade menangkap adanya kekecewaan mendalam dari raut wajah mantan Presiden itu.
"Sehingga Bapak merasa bahwa, wah ini betul-betul membuat Bapak, kalau mengatakan bahwa saya sakit hati sih, Bapak tidak. Tetapi kalau melihat kekecewaan dari raut wajah sih, saya rasa Dokter Tifa paling jago tuh baca raut wajah kan. Nah itu kekecewaannya (Jokowi) sih dalam banget saya perhatikan," ujar Ade.
Kesaksian tersebut mengungkap pandangan Ade mengenai respons Jokowi terhadap tuduhan ijazah palsu yang menjadi pokok perkara dalam persidangan tersebut.