Respons Miring Negara Tetangga Terkait Karhutla, Zulkifli Hasan: Indonesia Bisa Marah

iNews TV
Pemerintah terus bekerja keras siang dan malam dalam menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di tanah air. Foto: iNews TV

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah terus bekerja keras siang dan malam dalam menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di tanah air. Di tengah upaya penanganan tersebut, pemerintah dengan tegas mengingatkan negara tetangga agar tidak sembarangan melontarkan kritik atau mengolok-olok Indonesia terkait isu kabut asap.

Peringatan keras ini disampaikan merespons adanya tanggapan miring dari luar negeri terhadap penanganan karhutla di Indonesia. Pemerintah menegaskan bahwa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang santun dan baik, namun publik diingatkan agar tetap waspada karena kemarahan bangsa Indonesia bisa menjadi hal yang berbahaya.

Selain itu, pemerintah menyoroti indikasi keterlibatan perusahaan-perusahaan asing di balik karhutla yang terjadi. Pemerintah tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas, termasuk mencabut izin konsesi perusahaan yang terbukti membandel dan berulang kali melakukan pelanggaran dalam pengelolaan lahan.

Upaya mitigasi di lapangan saat ini terus digenjot dengan mengerahkan jajaran TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga para relawan yang berjibaku memadamkan titik api di lahan gambut. Pemerintah memastikan bahwa perlindungan terhadap kesehatan masyarakat dan keselamatan lingkungan tetap menjadi prioritas utama di tengah tantangan cuaca dan medan yang berat.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
1 jam lalu

21 Daerah Masuk Zona Hitam Karhutla, Menkes Wajibkan Puskesmas Siapkan 2 Tabung Oksigen

1 jam lalu

Kabut Asap di Palangkaraya Menipis Usai Diguyur Hujan Deras Dua Jam

1 jam lalu

Polri Kerahkan 200 Personel Tangani Karhutla di Kalimantan, Termasuk ke IKN

1 jam lalu

Asap Karhutla Tak Lagi Terdeteksi ke Singapura dan Malaysia, tapi Masih ke Australia

9 jam lalu

Jerhemy Owen Ungkap Kondisi Memprihatinkan Warga Kalimantan, Kabut Asap, Kekeringan hingga Picu Muntaber

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal