Pihak Baharkam Polri turut menerjunkan KP Sanjaya 7017 dari Serang untuk menyisir titik koordinat perairan Pulau Sebesi, Pulau Sertung, Pulau Rakata, hingga wilayah sekitar Gunung Anak Krakatau. Tak hanya penyisiran laut, penggunaan drone termal dan penyisiran darat oleh warga pesisir Pulau Sebesi juga dilakukan secara intensif.
Proses pencarian di lapangan memerlukan tingkat kewaspadaan tinggi mengingat Gunung Anak Krakatau saat ini masih berstatus Level III atau Siaga. Meskipun durasi erupsi utama dilaporkan telah mereda, potensi bahaya berupa lontaran material pijar dan gelombang laut tetap menjadi pertimbangan utama tim SAR dalam menentukan jarak aman penyisiran di sekitar lokasi kejadian.