Prabowo kemudian meminta tiga orang tersebut dibawa ke Jakarta untuk menjalani pendalaman. Ia juga menginstruksikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk ikut mendalami kasus tersebut.
"Tolong dibawa ke Jakarta ya. Ya? Tolong dikirim ke Jakarta, Kapolri ya. Kita... kita dalami di sini," tegas Prabowo.
"Siap. Siap Bapak," jawab Kapolda Riau.
Prabowo juga meminta Badan Intelijen Negara (BIN) dilibatkan dalam pendalaman kasus tersebut.
"Nanti pendalamannya saya juga minta BIN ikut ya," ujarnya.
"Siap," jawab Herry.
Prabowo sebelumnya menegaskan aparat tidak boleh ragu menindak korporasi yang terbukti terlibat dalam pembakaran lahan. Polisi, kejaksaan, dan intelijen diminta melakukan penyelidikan jika ditemukan indikasi keterlibatan perusahaan.
"Kalau ada korporasi yang menyuruh itu saya minta polisi, kejaksaan, selidiki, intelijen selidiki. Kalau ada indikasi segera laporan kita segera cabut siapapun korporasi apapun, ada sedikit indikasi mereka ikut menyuruh membakar-bakar kita cabut izinnya, seluruh izin korporasi itu kita cabut," tegas Prabowo.
"Saya tidak main-main ya, tolong. Kepolisian saya kira di sini main peran yang sangat penting," sambungnya.