Usulan Gerbong Wanita Dipindah Picu Polemik, Menteri PPPA Akhirnya Minta Maaf

iNews TV
Menteri PPPA Arifah Fauzi minta maaf usai usulan gerbong wanita KRL dipindah ke tengah menuai polemik pascakecelakaan di Bekasi Timur. (Foto: iNews TV)

Usulan Gerbong Wanita Picu Sorotan

Pernyataan Arifah sebelumnya muncul setelah kecelakaan kereta di Bekasi Timur. Dalam insiden tersebut, gerbong perempuan KRL ditabrak kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek.

Usulan memindahkan gerbong wanita ke bagian tengah langsung menjadi sorotan publik. Banyak pihak menilai pernyataan itu tidak tepat disampaikan di tengah situasi duka.

Arifah menegaskan tidak ada niat membandingkan keselamatan antara perempuan dan laki-laki. Dia menyebut keselamatan semua penumpang harus menjadi prioritas utama.

"Kita semua sepakat bahwa keselamatan seluruh masyarakat adalah prioritas nomor satu, baik perempuan maupun laki-laki," jelas dia.

Dia juga menekankan fokus pemerintah saat ini tertuju pada penanganan korban kecelakaan. Upaya tersebut mencakup korban meninggal dunia maupun yang mengalami luka.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
15 jam lalu

Masinis KA Argo Bromo Jadi Tersangka, Polisi: Pengereman Darurat Harusnya Lebih Jauh

26 hari lalu

KRL Anjlok di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Sempat Menumpuk di Manggarai

1 bulan lalu

Identitas Korban Tewas Tertabrak KRL di Lintas Cawang-Tebet Terungkap, Kakek 80 Tahun

3 bulan lalu

Kemen PPPA Turun Tangan dalam Kasus YTR, Jamin Hak dan Pemulihan Korban Terpenuhi

5 bulan lalu

TASPEN Salurkan Manfaat bagi Nakes RSCM, Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal