Usulan Gerbong Wanita Dipindah Picu Polemik, Menteri PPPA Akhirnya Minta Maaf

iNews TV
Menteri PPPA Arifah Fauzi minta maaf usai usulan gerbong wanita KRL dipindah ke tengah menuai polemik pascakecelakaan di Bekasi Timur. (Foto: iNews TV)

"Saat ini, prioritas utama pemerintah adalah memastikan penanganan terbaik kepada seluruh korban, baik yang meninggal dunia, maupun yang mengalami luka-luka," jelas dia.

Sebelumnya, Arifah mengusulkan perubahan posisi gerbong wanita saat menjenguk korban di RSUD Bekasi pada Selasa (28/4).

"Tapi dengan peristiwa ini, kita mengusulkan kalau bisa yang perempuan itu ditaruh di tengah," ujar dia kepada wartawan.

Polemik ini menyoroti pentingnya kehati-hatian pejabat publik saat menyampaikan pernyataan di tengah situasi sensitif. Pemerintah kini fokus pada pemulihan korban sambil meredam dampak dari pernyataan tersebut.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
14 jam lalu

Masinis KA Argo Bromo Jadi Tersangka, Polisi: Pengereman Darurat Harusnya Lebih Jauh

26 hari lalu

KRL Anjlok di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Sempat Menumpuk di Manggarai

1 bulan lalu

Identitas Korban Tewas Tertabrak KRL di Lintas Cawang-Tebet Terungkap, Kakek 80 Tahun

3 bulan lalu

Kemen PPPA Turun Tangan dalam Kasus YTR, Jamin Hak dan Pemulihan Korban Terpenuhi

5 bulan lalu

TASPEN Salurkan Manfaat bagi Nakes RSCM, Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal