Adu Pendapat Ray Rangkuti dan Politikus Gerindra soal Ongkos Politik Cakada

Binti Mufarida
Pengamat politik Ray Rangkuti (kiri) dan politikus Gerindra Hendarsam Marantoko dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Pemilu lewat Dewan, Rakyat Untung atau Buntung?'. (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Pengamat politik Ray Rangkuti beradu pendapat dengan Ketua Umum Lingkar Nusantara sekaligus politikus Partai Gerindra Hendarsam Marantoko. Perdebatan terjadi saat keduanya membahas ongkos politik untuk maju sebagai calon kepala daerah (cakada).

Semula, Hendarsam menekankan tidak ada mahar politik di Partai Gerindra.

"Sampai dengan saat ini mahar politik, khususnya Partai Gerindra itu sama sekali nol persen. Kalau masalah asumsi dibungkus dengan teori, nuduh-nuduh segala macam monggo, ya gak apa-apa," ujar Hendarsam dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Pemilu lewat Dewan, Rakyat Untung atau Buntung?' yang tayang di iNews, Selasa (24/12/2024).

Pernyataan Hendarsam kemudian ditanggapi pakar hukum tata negara Feri Amsari. Dia mengutip pemberitaan salah satu media yang memuat wawancara antara mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (AS) Dino Patti Djalal dengan Presiden Prabowo Subianto pada 2017 lalu.

"Ketika itu ditanyakan oleh Pak Dino, 'Apa pertimbangan Pak Prabowo memilih kepala daerah?', 2017 itu, dijawab oleh Pak Prabowo, 'Anda punya uang berapa untuk bisa maju?' Itu sebabnya politik biaya tinggi terjadi di Gerindra. Ini bukan asumsi, bukan teori," tutur Feri.

Hendarsam pun mengklarifikasi pernyataan Feri. Dia menyebut, Rp300 miliar yang dimaksud merupakan ongkos politik.

Ray Rangkuti lantas menanggapi pernyataan Hendarsam. Dia mengatakan, uang yang dikeluarkan calon kepala daerah (cakada) bakal kembali ke calon yang bersangkutan.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Buletin
15 jam lalu

Undang-Undang Pekerja Rumah Tangga Resmi Berlaku, Atur Gaji, Jam Kerja hingga Larangan Eksploitasi

Nasional
1 hari lalu

Pengacara Jokowi Sebut Polemik Ijazah Tak akan Usai Meski Dibuka ke Publik

Nasional
2 hari lalu

Andi Azwan Buktikan Keaslian Foto Ijazah Jokowi, Sebut Riset Roy Suryo Ketinggalan Zaman 

Buletin
2 hari lalu

Polisi Bongkar Jaringan Ponsel Ilegal, 4.000 Unit Disita dari 5 Lokasi

Nasional
2 hari lalu

Andi Azwan Pastikan Laporan ke Polda Metro Hanya terkait Dugaan Ijazah Palsu Rismon 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal