Jessica Kam-Engle, EVP & Business Head – SE Asia, CreAsia Studio, turut mengatakan “Kami sangat bersemangat menciptakan serial kriminal yang ringan dan mudah dinikmati dengan kasus-kasus bertema kuliner, memadukan dua genre khas Asia Tenggara. My Chef in Crime mencerminkan ambisi kami untuk mengembangkan format original yang berakar pada budaya lokal tetapi tetap memiliki daya tarik universal.”
Sondang Pratama sebagai Sutradara juga membagikan visi kreatifnya: “Sebagai sutradara, visi saya untuk My Chef in Crime lahir dari pertemuan menarik antara dua dunia yang tampak berjauhan—kuliner dan ilmu forensik. Semakin kami dalami, semakin jelas kesamaan keduanya. Memasak, seperti investigasi forensik, membutuhkan presisi ilmiah. Dari situlah kami terinspirasi menciptakan serial kriminal yang bukan hanya menghibur, tetapi juga emosional dan visualnya kuat. Dengan talenta luar biasa seperti Roy dan Sintya yang memberi kedalaman pada karakter mereka, saya sangat antusias membangun cerita yang akan benar-benar menyentuh penonton.”
Menggabungkan ilmu forensik dengan dunia kuliner, My Chef in Crime Indonesia menawarkan sudut pandang baru di mana seni memasak bertemu investigasi kriminal. Serial ini akan tayang eksklusif di VISION+ pada 2026.