Jangan Asal Klik! Link Film Bajakan di Medsos Bisa Mengarah ke Situs Judol

Mei Sada Sirait
Ketua Umum Badan Perfilman Indonesia (BPI), Fauzan Zidni. (Foto: Mei Sada Sirait)

"Bayangkan kalau misalnya 10 persen dari Rp30 triliun itu saja bisa kembali ke industri, betapa banyak film dan konten yang bisa dibikin," katanya.

Karena itu, BPI bersama asosiasi terkait berencana menjalin komunikasi dengan berbagai platform media sosial. Langkah ini dilakukan untuk mendorong platform agar lebih aktif mencegah promosi situs pembajakan maupun penyebaran tautan yang mengarahkan pengguna ke konten ilegal.

"Kami mengimbau platform untuk mencegah promosi-promosi terhadap situs-situs pembajakan, karena itu merugikan filmmaker, para kreator, investasi di produksi film, dan juga streamer legal yang ada di Indonesia," tegas Fauzan.

Upaya tersebut diharapkan dapat menekan penyebaran situs pembajakan sekaligus melindungi masyarakat dari berbagai risiko kejahatan digital. Masyarakat pun perlu lebih berhati-hati sebelum mengeklik tautan yang menawarkan akses film gratis, terutama jika sumbernya tidak jelas.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
7 bulan lalu

Komdigi Tindak 4,1 Juta Konten Negatif, AVISI Dorong Penguatan Perang Lawan Pembajakan Digital

10 bulan lalu

Avisi dan UPH Ungkap Ada 49,5 Juta Penonton Film Bajakan di Indonesia

10 bulan lalu

Avisi dan UPH Ungkap 49,5 Juta Penonton Streaming Ilegal di Indonesia

1 jam lalu

Kondisi Terkini Nunung usai Kanker Payudara Kembali Kambuh, Segera Operasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal