Reza Arap Kenang Momen Terindah Bersama Lula Lahfah saat Syuting Film Horor

Mei Sada Sirait
Reza Arap mengenang seluruh proses syuting bersama almarhumah Lula Lahfah, bukan hanya satu momen tertentu. (Foto: Mei Sada)

Menurut Reza Arap, keindahan kenangan tersebut bukan berasal dari satu adegan atau satu peristiwa saja. Seluruh perjalanan selama menyelesaikan film itu menjadi rangkaian momen yang akan selalu dikenangnya.

Tak hanya itu, Arap juga menyebut hasil akhir film Harusnya Horror sebagai memori terindah yang ditinggalkan Lula. Film tersebut menjadi salah satu karya terakhir Lula Lahfah sebelum meninggal dunia, sehingga memiliki makna emosional yang sangat besar bagi para pemain maupun kru.

"Kalau memori terindah ya menurutku itu hasilnya sih. Hasilnya," ucap Reza.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
7 hari lalu

Pertama Kali Main Serial Horor, Audi Marissa Hafalkan Istilah Medis Sebelum Syuting POTE

7 hari lalu

Vision+ Angkat POTE, Hantu dari Bawean Jawa Timur yang Tak Sekadar Menampakkan Diri

9 hari lalu

Film Horor Indonesia Go Internasional, Indonesian Horror Film Festival Digelar di Australia

26 hari lalu

VISION+ Hadirkan Line Up Series Horor Terbaru POTE, Intip First Looknya Berikut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal