Tembus 65 Juta Penonton, Kemenekraf Perkuat Ekosistem Film ke Level Internasional

Annastasya Rizqa
Kemenekraf memperkuat ekosistem perfilman Indonesia agar mendunia. (Foto: Annastasya Rizqa)

"Jadi ini animator Indonesia sebenarnya kualitasnya gak usah diragukan lagi. Karena sebenarnya udah banyak banget sih yang went to global market sebelumnya," tambah Rahayu.

Program AKTIF ini dirancang untuk mendorong hilirisasi karya perfilman agar tidak berhenti pada proses kreatif semata, tetapi berkembang menjadi produk bernilai ekonomi yang mampu bersaing secara global. 

Pendekatan ini menjadi bagian dari strategi penguatan ekosistem perfilman nasional yang berorientasi pada keberlanjutan.

Isu penguatan sumber daya manusia juga menjadi perhatian utama. Deputi Rahayu menilai bahwa meskipun kualitas kreator Indonesia sudah terbukti kuat, tantangan terbesar justru terletak pada bagaimana menemukan, memetakan, dan menghubungkan talenta unggul dengan kebutuhan industri. 

"Growth terbesar dari subsektor ekonomi kreatif adanya di subsektor film, animasi, dan video. Nah, sekarang bisa dilihat juga dari data-data sekarang per bulan November, kelihatan bahwa baik animasi maupun film juga melesat. Jadi growth-nya bagus," jelasnya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
11 bulan lalu

Tangis Reza Rahadian Pecah atas Kemenangan Film Pangku di FFI 2025

11 bulan lalu

Daftar Lengkap Pemenang FFI 2025, Pangku Jadi Film Cerita Panjang Terbaik!

11 bulan lalu

Industri Film Bollywood Goyang, Produser Borong Tiket Sendiri agar Terlihat Laris

11 bulan lalu

Dosen-Mahasiswa MNC University Gelar PKM Seni Debus Banten untuk Produksi Film Dokumenter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal