Terinspirasi Roehana Koeddoes, Meutya Hafid Cerita Tantangan Jadi Jurnalis Perempuan di Daerah Konflik

Niko Prayoga
Menkomdigi Meutya Hafid saat memberikan sambutan dalam diskusi 3 Wajah Roehana Koeddoes, Pahlawan Nasional sekaligus jurnalis perempuan pertama di Indonesia. (Foto: Aldhi Chandra)

Kondisi tersebut, menurut Meutya, menjadi pekerjaan rumah besar bagi semua pihak untuk terus membuka ruang informasi dan kesempatan yang lebih luas bagi jurnalis perempuan.

"Jadi menurut saya perjalanan sudah panjang, PR kita untuk mengisi ruang-ruang informasi bagi perempuan itu menurut saya masih masih belum pada fase yang cukup membuat kita bisa agak santai sedikit. Artinya kita masih harus terus menggerakkan upaya-upaya kita untuk memberi ruang-ruang informasi khususnya bagi karya-karya jurnalistik para perempuan,” tandas Meutya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Meutya Hafid Minta Pejabat Baru Percepat Transformasi Digital

Nasional
12 hari lalu

Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Akun TikTok, Instagram, YouTube hingga Roblox Mulai 28 Maret

Nasional
12 hari lalu

Pemerintah Larang Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Medsos Berisiko, Berlaku Mulai 28 Maret 2026

Nasional
1 bulan lalu

Mengenal Roehana Koeddoes, Pahlawan dan Jurnalis Perempuan yang Berani Bersuara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal