Terinspirasi Roehana Koeddoes, Meutya Hafid Cerita Tantangan Jadi Jurnalis Perempuan di Daerah Konflik

Niko Prayoga
Menkomdigi Meutya Hafid saat memberikan sambutan dalam diskusi 3 Wajah Roehana Koeddoes, Pahlawan Nasional sekaligus jurnalis perempuan pertama di Indonesia. (Foto: Aldhi Chandra)

Meutya juga menyoroti masih minimnya keterwakilan perempuan di dunia jurnalistik. Berdasarkan perkiraannya, jumlah jurnalis perempuan di Indonesia hingga kini baru mencapai sekitar 25 persen dari total jurnalis nasional.

"Agak sulit mengukur jumlah jurnalis sebetulnya berapa, tapi angka untuk perempuan kurang lebih tetap baru 25 persen. Jadi, kalau total jurnalis 250.000 jurnalis, maka perempuannya 62.500,” katanya.

Kondisi tersebut, menurut Meutya, menjadi pekerjaan rumah besar bagi semua pihak untuk terus membuka ruang informasi dan kesempatan yang lebih luas bagi jurnalis perempuan.

"Jadi menurut saya perjalanan sudah panjang, PR kita untuk mengisi ruang-ruang informasi bagi perempuan itu menurut saya masih masih belum pada fase yang cukup membuat kita bisa agak santai sedikit. Artinya kita masih harus terus menggerakkan upaya-upaya kita untuk memberi ruang-ruang informasi khususnya bagi karya-karya jurnalistik para perempuan,” tandas Meutya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
3 hari lalu

Temui Kapolri, Menkomdigi Minta Judi Online hingga Pencuri Kabel Internet Ditindak

3 hari lalu

Kapolri Jenderal Suyudi Bertemu Menkomdigi, bakal Tindak Tegas Judol hingga Love Scam

3 hari lalu

Meutya Hafid Sebut Profesi Wartawan Rentan Alami Gangguan Jiwa

3 hari lalu

Meutya Hafid Minta Perusahaan Media Wajibkan Debriefing bagi Jurnalis usai Liputan Berat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal