JAKARTA, iNews.id - Kesehatan metabolik tidak hanya berkaitan dengan berat badan ideal atau kadar gula darah. Kemampuan tubuh mengolah makanan menjadi energi, menjaga keseimbangan lemak darah, mengatur tekanan darah, hingga mempertahankan fungsi organ juga menjadi bagian penting dari kesehatan metabolik.
Karena itu, menjaga metabolisme tubuh tidak cukup hanya dengan mengurangi porsi makan atau rutin berolahraga. Kebiasaan sehari-hari, mulai dari memilih makanan, menjaga kesehatan usus, hingga mencukupi waktu tidur, turut berperan dalam mendukung fungsi metabolisme.
Dokter Vipada Sae-Lao, Nutrition Education and Training Lead – Asia Pacific Herbalife, menjelaskan bahwa kesehatan metabolik melibatkan berbagai sistem tubuh yang saling terhubung. Sistem tersebut mencakup komposisi tubuh, kesehatan usus, sistem kekebalan tubuh, hormon, sistem saraf, aktivitas fisik, dan kualitas tidur.
Menurut dia, masyarakat perlu memprioritaskan kesehatan metabolik sejak dini melalui pola makan seimbang dan kebiasaan hidup sehat yang dilakukan secara konsisten.
"Di Asia, kondisi kardiometabolik yang memengaruhi kesehatan jantung dan metabolisme terus meningkat. Hal ini karena masyarakat Asia cenderung memiliki risiko metabolik pada indeks massa tubuh yang lebih rendah dibandingkan masyarakat di negara-negara Barat," kata dr Sae-Lao dalam keterangannya, Kamis (15/10/2026).