41 Persen Anak Indonesia Alami Gigi Berlubang, Kemenkes Siapkan Detektif Gigi

Niko Prayoga
Berdasarkan hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG), sekitar 41 persen anak yang diperiksa mengalami gigi berlubang. (Foto: Ilustrasi AI)

Dante menjelaskan penyakit jantung rematik dapat menyerang anak dan menimbulkan gangguan kesehatan pada usia muda.

“Nah, kalau penyakit jantung rematik ini menyerang anak-anak karena giginya berlubang, maka kesehatan anak-anak itu menjadi terganggu dan ini biasanya muncul penyakit jantungnya pada usia muda,” ujarnya.

Sebab itu, Kemenkes mendorong upaya preventif dan promotif untuk mencegah gigi berlubang sejak anak-anak. Salah satu langkah yang ditekankan adalah menyikat gigi dengan cara dan waktu yang tepat.

“Salah satunya adalah gerakan preventif dan promotif. Preventifnya gimana? Supaya email giginya enggak rusak, lapisan giginya nggak rusak, mereka harus menyikat gigi yang benar. Kemudian yang kedua, waktu menyikat gigi juga harus benar. Itu biasanya kita anjurkan sesudah sarapan dan sebelum tidur, supaya giginya bersih, tidak tersisa makanan,” kata Dante.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
6 hari lalu

Update! Kemenkes Pastikan Wabah Pes Rusia Belum Masuk Indonesia

9 hari lalu

Kemenkes Integrasikan Tracing TB dengan Cek Kesehatan Gratis, Masyarakat Dapat Pemeriksaan dan Edukasi Pencegahan

10 hari lalu

Menkes Ungkap Trik Hemat Pasta Gigi, Tak Perlu Dipakai Sebanyak Ini

13 hari lalu

Sah! Syarat Kecukupan SKP Dokter Resmi Turun, dari 250 Jadi 160 per 5 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal