Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sah! Syarat Kecukupan SKP Dokter Resmi Turun, dari 250 Jadi 160 per 5 Tahun
Advertisement . Scroll to see content

41 Persen Anak Indonesia Alami Gigi Berlubang, Kemenkes Siapkan Detektif Gigi

Selasa, 29 September 2026 - 18:42:00 WIB
41 Persen Anak Indonesia Alami Gigi Berlubang, Kemenkes Siapkan Detektif Gigi
Berdasarkan hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG), sekitar 41 persen anak yang diperiksa mengalami gigi berlubang. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

“Kita ajarin, ada kurikulumnya, kita udah buat modul kurikulum untuk sekolah dari Kementerian Kesehatan untuk lihat, 'Oh ini giginya masih lubang'. Nanti kalau ketemu gigi yang berlubang, dilaporkan ke gurunya, gurunya bisa melakukan rujukan ke Puskesmas terdekat,” ujarnya.

Menurut Dante, program “Detektif Gigi Berlubang” diperlukan karena masalah kesehatan gigi menjadi salah satu temuan dalam pelaksanaan CKG. Dari pemeriksaan tersebut, sekitar 41 persen anak diketahui mengalami gigi berlubang.

“Kenapa kita mulai di sekolah, bukan di fasilitas kesehatan? Karena pada saat kita melakukan cek kesehatan gratis, itu yang kita temukan masalahnya justru pada anak-anak kesehatan gigi. Jadi, kita ketemu 41% anak-anak di Indonesia yang diperiksa giginya itu mempunyai gigi lubang. Jadi 4 dari 10 anak-anak mempunyai gigi lubang. Makanya kita gerakkan kesehatan gigi di sekolah,” ucap Dante.

Dia menambahkan, perhatian terhadap kesehatan gigi anak tidak hanya berkaitan dengan kondisi gigi dan mulut. Dante menyebut kesehatan gigi juga berkaitan dengan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

“Karena kesehatan gigi bukan cuma soal kesehatan mulut saja, tapi kesehatan gigi itu berkaitan dengan penyakit sistemik lainnya. Tadi saya sampaikan salah satunya adalah kesehatan jantung. Ada namanya kuman Streptococcus beta-hemolyticus Grup A. Ini yang ada di gigi yang berlubang yang bisa menyebabkan kelainan katup di jantung, namanya penyakit jantung rematik,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut