3. Seledri
Seledri sering dianggap sekadar garnish atau penambah aroma masakan. Namun, seledri ternyata mengandung antioksidan dan senyawa antiinflamasi yang baik untuk tubuh.
Sayuran ini juga memiliki kandungan air yang tinggi sehingga membantu menjaga hidrasi. Seledri mudah dicampurkan dalam sup, tumisan, atau jus sayur sehingga praktis dimasukkan ke dalam menu harian.
4. Kiwi
Kiwi dikenal kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Nutrisi tersebut berperan dalam menjaga kesehatan pencernaan serta mendukung daya tahan tubuh.
Kandungan gizinya yang padat membuat kiwi menjadi pilihan buah sehat meski ukurannya relatif kecil. Konsumsi rutin dalam porsi seimbang dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin harian.
5. ikan Sarden
Ikan sarden, terutama dalam bentuk kalengan, mudah ditemukan dan harganya terjangkau. Sarden dikenal sebagai sumber asam lemak omega-3 yang penting bagi kesehatan jantung.
Selain itu, sarden juga mengandung protein serta berbagai vitamin dan mineral penting. Karena ukurannya kecil dan dikonsumsi utuh, sarden memiliki nilai gizi tinggi meski kerap dipandang sebelah mata dibandingkan ikan berukuran besar.
Dengan memilih makanan sederhana namun bernutrisi, masyarakat dapat menerapkan pola makan sehat tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Kesadaran terhadap makanan underrated ini bisa menjadi langkah awal menjaga kesehatan tubuh secara berkelanjutan.