Ahli Farmakologi UGM Tegaskan Obat Cacing Belum Disetujui untuk Terapi Kanker

Muhammad Sukardi
Obat Ivermectin hingga saat ini belum disetujui sebagai terapi kanker. (Foto: AP)

"Lalu, tetaplah berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum mencoba terapi alternatif," tambah Prof Zullies.

Lebih lanjut, menurut laporan Healthline yang dikutip India Times, para ahli sepakat bahwa obat Ivermectin dan Fenbendazole masih jauh dari pengobatan yang mapan untuk kanker. Peran obat tersebut dalam onkologi masih menjadi subjek penelitian yang sedang berlangsung dan diperlukan kehati-hatian dalam menilai obat ini untuk terapi kanker.

"Meninggalkan pengobatan kanker yang konvensional demi terapi eksperimental dapat mengakibatkan konsekuensi yang mengerikan," ungkap laporan tersebut.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
24 jam lalu

BPOM Pastikan Vaksin Tifoid Bio-TCV Aman Diberikan Mulai Bayi Usia 6 Bulan

24 jam lalu

Vaksin Tifoid Pertama Buatan Indonesia Resmi Diluncurkan, BPOM Approved!

1 hari lalu

Fakta Mengejutkan! Hipertensi Kini Banyak Menyerang Anak Sekolah, Ini Temuan Kemenkes

2 hari lalu

Menkes Ungkap Khasiat Jeruk Nipis, Tak Cuma Bikin Makanan Lebih Segar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal