Ptosis atau Blepharoptosis adalah kondisi ketika kelopak mata atas turun karena berkurangnya kekuatan otot yang berfungsi untuk mengendalikan kelopak mata. Kondisi ini bisa terjadi pada salah satu atau kedua kelopak mata.
Dalam kasus yang cukup parah, ptosis dapat menutupi sebagian besar atau bahkan seluruh pupil, sehingga dapat mengganggu penglihatan.
Seperti yang disampaikan dr Tompi di atas, ptosis bisa terjadi sejak lahir (congenital) atau di kemudian hari (acquired). Jika terjadi secara tiba-tiba, ptosis umumnya dikaitkan dengan kondisi medis serius seperti pada otak, saraf, atau rongga mata.
Menjadi perhatian bersama, ada beberapa gejala atau tanda munculnya ptosis jika terjadi bukan karena bawaan sejak lahir. Apa saja gejala tersebut?
Gejala umum ptosis adalah turunnya salah satu atau kedua kelopak mata yang menutup sebagian atau bahkan seluruh pupil, sehingga turut mengganggu penglihatan. Selain itu, gejala umum lainnya meliputi:
- Lipatan pada kelopak mata atas terlihat tidak simetris
- Memiliki kebiasaan mengangkat dagu atau menaikan alis agar dapat melihat dengan jelas
- Nyeri leher atau sakit kepala akibat terlalu sering mengangkat dagu
- Kelainan pergerakan bola mata