Apakah Penyakit Kusta Bisa Disembuhkan? Begini Kata Kemenkes

Annastasya Rizqa
Menurut Menkes Budi Gunadi, pengobatan kusta relatif sederhana dan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 6 bulan apabila pasien menjalani terapi rutin hingga tuntas. (Foto: Ilustrasi/AI)

Menurut Menkes, pengobatan kusta relatif sederhana dan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar enam bulan apabila pasien menjalani terapi secara rutin hingga tuntas.

Selain itu, Kementerian Kesehatan juga memperkuat skrining kusta melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) agar kasus dapat ditemukan lebih dini di masyarakat.

“Strateginya jelas, temukan sebanyak-banyaknya, obati sampai selesai, dan berikan pencegahan kepada kontak erat pasien. Dengan cara ini penularan bisa dihentikan,” ujar Menkes.

Khusus di wilayah Indonesia Timur, Kemenkes juga mendorong pemeriksaan tambahan untuk mendeteksi kemungkinan resistensi obat melalui pemeriksaan genetik, sehingga pasien dapat segera mendapatkan terapi yang tepat.

Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, dr Andi Saguni menyampaikan bahwa peringatan Hari Kusta Sedunia menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen nasional dalam menghapus stigma serta mempercepat eliminasi penyakit ini.

“Peringatan Hari Kusta Sedunia merupakan momentum global untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, memperkuat komitmen pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan, serta menghapus stigma dan diskriminasi terhadap orang yang pernah mengalami kusta,” ujar dr Andi.

Kementerian Kesehatan mengajak seluruh masyarakat untuk tidak takut memeriksakan diri jika menemukan gejala kusta, serta mendukung upaya penghapusan stigma agar pasien dapat memperoleh pengobatan secara cepat dan tuntas.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
4 hari lalu

Vaksin HPV Bakal Gratis untuk Perempuan Dewasa pada 2027? Ini Kata Kemenkes!

4 hari lalu

Mulai 2027, 6 Provinsi Ini Gratiskan Vaksin HPV untuk Anak Laki-Laki

7 hari lalu

Menkes Siapkan 1 Juta Paket Obat untuk Daerah Terdampak Asap Karhutla

10 hari lalu

Kualitas Udara Memburuk akibat Karhutla, ISPU Sejumlah Daerah Masuk Kategori Berbahaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal