Asap Karhutla Ancam Kesehatan Masyarakat, Ini 6 Kelompok Rentan Terkena ISPA

Niko Prayoga
Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meningkatkan ancaman gangguan pernapasan bagi masyarakat, terutama kelompok rentan. (Foto: Ilustrasi AI)

Selain itu, saluran pernapasan anak yang masih kecil membuat lendir atau pembengkakan dapat lebih mudah mengganggu aliran udara dan menyebabkan sesak napas.

“Saluran napasnya pun masih kecil, jadi sedikit lendir atau pembengkakan saja sudah bisa membuat mereka sesak. Karena itu, ISPA yang pada orang dewasa hanya batuk-pilek, pada balita bisa berkembang jauh lebih berat,” kata Prof Erlina.

2. Lansia

Lansia juga berisiko mengalami ISPA dengan gejala lebih berat. Seiring bertambahnya usia, sistem kekebalan tubuh dan mekanisme pertahanan alami saluran pernapasan cenderung mengalami penurunan.

Refleks batuk serta fungsi silia atau rambut-rambut halus di saluran pernapasan turut melemah. Padahal, keduanya berperan membantu membersihkan saluran napas dari partikel asing dan mikroorganisme.

“Refleks batuk dan rambut-rambut halus di saluran napas, yang bertugas mendorong virus dan bakteri keluar, juga tak lagi bekerja sekuat dulu. Akibatnya, infeksi lebih mudah turun ke paru-paru, sehingga ISPA pada lansia lebih berisiko menjadi berat,” ujarnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 jam lalu

Menhut Bekukan Izin 32 Perusahaan Terlibat Karhutla, Terbaru 6 Korporasi

5 jam lalu

Ombudsman Minta Program Cek Kesehatan Dioptimalkan untuk Korban Asap Karhutla

7 jam lalu

BRIN bakal Uji Coba Campuran Singkong untuk Padamkan Karhutla, Begini Prosesnya

7 jam lalu

BMKG Modifikasi Cuaca Pakai Dry Ice, Urai Asap Karhutla di Sumatera-Kalimantan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal