3. Ibu Hamil
Ibu hamil perlu memberikan perhatian lebih terhadap kesehatan pernapasan selama masa kehamilan. Perubahan sistem kekebalan tubuh dan kondisi fisik dapat memengaruhi respons tubuh terhadap infeksi.
Ketika kehamilan semakin besar, rahim dapat membatasi ruang gerak diafragma. Pada saat yang sama, kebutuhan oksigen meningkat sehingga gangguan pernapasan perlu diwaspadai.
“Di saat yang sama, rahim yang membesar mendesak ruang paru-paru, padahal kebutuhan oksigen justru meningkat. Karena itu, ISPA lebih mudah membuat ibu sesak, dan dampaknya bisa ikut dirasakan janin,” ucapnya.
4. Perokok Aktif dan Pasif
Paparan asap rokok dapat merusak mekanisme pertahanan saluran pernapasan. Zat kimia di dalam asap rokok mengganggu fungsi silia dan melemahkan kemampuan paru-paru dalam melawan infeksi.
Risiko tersebut juga mengancam perokok pasif, termasuk anak-anak yang menghirup asap rokok di rumah. Karena itu, masyarakat perlu menghindari paparan asap rokok, terutama di ruang tertutup.