Bahayakah Vape Bagi Kesehatan, Begini Hasil Penelitiannya

Nanang Wijayanto
Vape mengandung zat berbahaya seperti timah dan arsenik. (Foto: Pixabay)

Kandungan timah, kromium dan nikel diketahui memiliki sifat beracun. Sedangkan mangan dan seng pada dasarnya merupakan mineral penting yang bisa menjadi berbahaya jika dihirup.

Peningkatan kadar zat-zat logam ini juga ditemukan pada cairan vape yang tertinggal di dalam alat vaporizer. Akan tetapi, peningkatan ini tidak setinggi peningkatan kadar zat-zat logam yang ditemukan pada cairan vape yang dipanaskan menjadi aerosol.

Temuan timah pada vape patut diwaspadai karena paparan timah yang kecil sekalipun dapat memberi efek yang membahayakan kesehatan. Selain itu, beberapa kadar logam lain yang ditemukan tim peneliti pada vape juga melebihi ambang batas yang sudah ditentukan oleh EPA.

Di sisi lain, tim peneliti juga menemukan dan menyoroti adanya temuan arsenik pada vape. Tim peneliti menilai zat beracun ini terbentuk akibat proses pemanasan cairan vape menjadi aerosol.

“Menggunakan rokok elektrik dibandingkan rokok konvensional memang dapat mengurangi paparan zat kadmium, tetapi tidak mengurangi paparan zat logam berbahaya lain yang juga ditemukan pada tembakau,” tegas tim peneliti seperti dilansir dari Gizmodo, Rabu (28/2/2018).

Editor : Nanang Wijayanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Benarkah Vape Lebih Aman daripada Rokok Konvensional? Begini Faktanya

57 tahun lalu

Kemenkes Tegaskan Vape Sama Bahaya dengan Rokok Konvensional!

57 tahun lalu

Kemenkes Bongkar Bahaya Tersembunyi Vape, Bisa Disusupi Narkotika hingga Picu Kanker

57 tahun lalu

BNN Rekomendasikan Larang Vape, Ini 5 Risiko Serius bagi Kesehatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal