Belum 6 Bulan Sudah Hamil Lagi, Apa ASI Bayi Bisa Terhenti?

Dani M Dahwilani
Kehamilan yang terlalu dekat setelah persalinan dapat berdampak pada pemenuhan kebutuhan bayi, terutama ASI eksklusif selama 6 bulan pertama. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id - Kehamilan yang terjadi sebelum bayi berusia enam bulan dapat membuat pemberian ASI menjadi lebih menantang. Kondisi ini menjadi salah satu alasan jarak kelahiran dianjurkan minimal 36 bulan atau sekitar tiga tahun.

Deputi Bidang Bina Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN, Wahidin mengatakan kehamilan yang terlalu dekat setelah persalinan dapat berdampak pada pemenuhan kebutuhan bayi, terutama ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan.

“Kalau bayangkan kalau misalnya belum 6 bulan sudah hamil, berarti kan bayi kita pasti stop, ASI-nya stop,” katanya saat Advokasi Strategis PJPK dan Optimalisasi Bonus Demografi Kemendukbangga/BKKBN, Rabu (23/9/2026).

Menurut Wahidin, kebutuhan bayi untuk mendapatkan ASI eksklusif selama enam bulan pertama menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika pasangan merencanakan kehamilan berikutnya.

Selain kebutuhan bayi, jarak kelahiran juga memberikan kesempatan bagi ibu untuk memulihkan kondisi tubuh setelah melahirkan. Ibu juga memiliki waktu untuk mempersiapkan kondisi kesehatan dan gizi sebelum menjalani kehamilan berikutnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
8 hari lalu

Mengharukan, Ini Pesan Yakup Hasibuan untuk Jessica Mila yang Hamil Anak Kedua

16 hari lalu

Selamat! Brisia Jodie Hamil Anak Pertama

22 hari lalu

Ibu Hamil Dilarang Makan Ikan Mentah, Ini Bahayanya Kata Dokter

23 hari lalu

Ibu Hamil Bolehkah Makan Seafood? Dokter Ungkap Jenis Ikan Harus Dihindari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal