JAKARTA, iNews.id – LASIK atau Laser-Assisted In Situ Keratomileusis menjadi salah satu prosedur koreksi refraksi yang semakin banyak diminati masyarakat. Prosedur ini menjadi pilihan untuk mengurangi ketergantungan pada kacamata maupun lensa kontak.
Namun, di balik popularitasnya, masih banyak orang yang mempertanyakan keamanan prosedur ini serta risiko yang mungkin terjadi setelah tindakan. Simak penjelasan selengkapnya hanya di artikel ini.
Dokter Spesialis Mata RS Mata JEC @ Menteng dr Devina Nur Annisa, Sp.M (K) menjelaskan bahwa LASIK merupakan prosedur yang telah berkembang pesat berkat dukungan teknologi modern. Meski demikian, tindakan ini tetap harus diawali dengan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan pasien merupakan kandidat yang tepat.
"Bagi banyak orang, kacamata dan lensa kontak memang membantu, tetapi dalam aktivitas tertentu bisa terasa kurang praktis, misalnya saat berolahraga, bepergian, bekerja dalam waktu panjang, atau ketika lensa kontak memicu rasa kering dan tidak nyaman," ujar dr Devina dalam keterangan resmi, Selasa (16/6/2026).
"Nah, LASIK hadir sebagai salah satu pilihan koreksi refraksi yang dapat membantu pasien melihat lebih jelas dan beraktivitas lebih bebas," tambahnya.