Karena itu, pemeriksaan pra-LASIK menjadi tahap yang sangat penting. Pasien akan menjalani serangkaian evaluasi untuk menilai kondisi kornea, tajam penglihatan, kesehatan retina, hingga stabilitas ukuran kacamata.
Lebih lanjut, Dokter Spesialis Mata RS Mata JEC @ Menteng, dr Ferdiriva Hamzah, Sp.M (K), menegaskan bahwa keberhasilan LASIK modern dimulai jauh sebelum tindakan dilakukan.
"LASIK modern membutuhkan perencanaan yang matang. Karena itu, pemeriksaan pra-LASIK menjadi fondasi yang sangat penting untuk menilai apakah pasien merupakan kandidat yang tepat," ujar dr. Ferdiriva.
Secara umum, kandidat ideal LASIK sebagai berikut:
- Berusia minimal 18 hingga 20 tahun
- Memiliki ukuran kacamata yang stabil setidaknya dalam satu tahun terakhir
- Memiliki ketebalan kornea yang cukup
- Tidak mengalami gangguan mata tertentu seperti glaukoma, infeksi mata berat, gangguan retina, atau mata kering berat
Selain itu, wanita yang sedang hamil biasanya tidak disarankan menjalani LASIK karena perubahan hormonal dapat memengaruhi stabilitas ukuran mata.
Dengan perkembangan teknologi dan proses skrining yang semakin komprehensif, LASIK kini menjadi salah satu pilihan koreksi penglihatan yang relatif aman bagi pasien yang memenuhi kriteria medis. Namun, para ahli mengingatkan bahwa konsultasi dengan dokter spesialis mata tetap menjadi langkah utama sebelum memutuskan menjalani tindakan tersebut.