Bukan Langsung Bikin Kanker, Ini Perlu Diwaspadai dari Styrofoam Makanan

Niko Prayoga
Penggunaan Styrofoam sebagai pembungkus makanan berpotensi membuat zat kimia dari material tersebut berpindah ke makanan dalam kondisi tertentu. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id - Penggunaan Styrofoam sebagai wadah makanan masih menjadi kebiasaan yang cukup umum karena praktis, ringan, dan relatif murah. Namun, masyarakat perlu lebih berhati-hati, terutama ketika Styrofoam digunakan untuk membungkus makanan yang panas, berlemak, atau asam.

Praktisi bisnis lingkungan sekaligus influencer, Bang Sap mengatakan, penggunaan Styrofoam sebagai pembungkus makanan berpotensi membuat zat kimia dari material tersebut berpindah ke makanan dalam kondisi tertentu.

“Kalau kena makanan favorit kita yang panas, berlemak, dan asam, itu kombinasi yang paling memicu zat kimianya lepas ke makanan,” kata Bang Sap dalam unggahan video di akun Instagram miliknya, dikutip Rabu (12/8/2026).

Menurut Bang Sap, Styrofoam pada dasarnya merupakan plastik berbahan polistirena. Dalam proses pembuatannya, masih mungkin terdapat sisa bahan yang tidak terikat secara sempurna.

Salah satu bahan yang menjadi perhatian adalah stirena. Zat tersebut berpotensi berpindah dari kemasan ke makanan, khususnya ketika terpapar kondisi yang dapat meningkatkan pelepasannya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
7 jam lalu

Bahaya Styrofoam Dipakai Bungkus Makanan, Zat Kimia Bisa Lepas saat Kena Panas dan Lemak

1 hari lalu

Alasan BGN Larang Siswa Bawa Pulang MBG ke Rumah: Khawatir Bikin Keracunan

1 bulan lalu

Festival Dessert Terbesar Siap Maniskan Jakarta Selama 3 Pekan

3 bulan lalu

Jelang Armuzna, DPR Wanti-Wanti Penyaluran Makanan hingga Bus Jemaah Haji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal