Bukan Langsung Bikin Kanker, Ini Perlu Diwaspadai dari Styrofoam Makanan

Niko Prayoga
Penggunaan Styrofoam sebagai pembungkus makanan berpotensi membuat zat kimia dari material tersebut berpindah ke makanan dalam kondisi tertentu. (Foto: Ilustrasi AI)

“Tiga hal yang bisa bikin dia gampang lepas yaitu panas, lemak, dan asam. Sialnya, itu persis ciri makanan kita. Makin panas, makin berlemak, makin lama nempel di wadah, makin banyak pula stirena yang ikut pindah ke piring,” katanya.

Bukan Berarti Langsung Bikin Kanker

Bang Sap kemudian menyinggung klasifikasi stirena oleh International Agency for Research on Cancer (IARC). Dia mengatakan stirena masuk dalam kategori yang perlu diwaspadai terkait potensi karsinogeniknya.

Karsinogenik merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan sifat suatu zat atau paparan yang dapat berkontribusi terhadap perkembangan kanker. Namun, hal tersebut tidak berarti seseorang akan langsung terkena kanker hanya karena sekali mengonsumsi makanan yang dibungkus Styrofoam.

Menurut Bang Sap, yang menjadi perhatian adalah potensi paparan yang terjadi berulang kali dalam jangka panjang.

Baca Juga

Dengan demikian, masyarakat tidak perlu panik, tetapi tetap perlu memperhatikan jenis makanan serta kondisi ketika menggunakan Styrofoam sebagai wadah.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
16 jam lalu

Bahaya Styrofoam Dipakai Bungkus Makanan, Zat Kimia Bisa Lepas saat Kena Panas dan Lemak

2 hari lalu

Alasan BGN Larang Siswa Bawa Pulang MBG ke Rumah: Khawatir Bikin Keracunan

1 bulan lalu

Festival Dessert Terbesar Siap Maniskan Jakarta Selama 3 Pekan

3 bulan lalu

Jelang Armuzna, DPR Wanti-Wanti Penyaluran Makanan hingga Bus Jemaah Haji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal