Bahkan, 71 persen responden mengaku lebih sering melakukan aktivitas wellness dibandingkan tiga tahun sebelumnya. Artinya, semakin banyak masyarakat yang berusaha menjadikan kesehatan sebagai bagian dari rutinitas mereka.
Meski demikian, meningkatnya aktivitas tersebut belum sepenuhnya membuat masyarakat mampu mempertahankan kebiasaan sehat secara konsisten.
Director & General Manager Herbalife Indonesia, Oktrianto Wahyu Jatmiko, mengatakan kesenjangan antara keinginan dan penerapan gaya hidup sehat masih menjadi tantangan di kawasan Asia Pasifik.
"Hal ini bukan disebabkan oleh kurangnya kepedulian masyarakat, melainkan karena menjalani gaya hidup sehat dalam jangka panjang bukanlah hal yang mudah tanpa adanya sistem dukungan yang tepat, panduan yang realistis, serta motivasi yang berkelanjutan," jelas Oktrianto dalam keterangannya, Senin (2/11/2026).
Menurut dia, diperlukan pendekatan yang lebih realistis agar masyarakat dapat menjadikan wellness sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, bukan sekadar aktivitas yang dilakukan ketika memiliki waktu luang atau sedang bersemangat.