Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Waspada! Tubuh Makin Bungkuk dan Pendek Bisa Jadi Tanda Osteoporosis
Advertisement . Scroll to see content

Benarkah Penderita Osteoporosis Tak Boleh Olahraga? Ini Kata Dokter

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:09:00 WIB
Benarkah Penderita Osteoporosis Tak Boleh Olahraga? Ini Kata Dokter
Dokter Spesialis Bedah Orthopaedi dan Traumatologi Subspesialis Cedera Olahraga Siloam Hospitals Mampang, dr. Henry Suhendra, Sp.OT, Subsp.CO(K). (Foto: Niko Prayoga)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Penderita osteoporosis atau tulang keropos kerap dianggap tidak boleh melakukan olahraga. Benarkah anggapan tersebut?

Anggapan ini muncul karena aktivitas fisik dikhawatirkan meningkatkan risiko terjatuh hingga menyebabkan patah tulang. Padahal, olahraga justru menjadi salah satu aktivitas penting yang dianjurkan untuk membantu menjaga kekuatan tulang.

Dokter Spesialis Bedah Orthopaedi dan Traumatologi Subspesialis Cedera Olahraga Siloam Hospitals Mampang, dr. Henry Suhendra, Sp.OT, Subsp.CO(K), menegaskan bahwa penderita osteoporosis tetap perlu berolahraga. Namun, jenis dan intensitas latihan harus disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.

Menurut dr Henry, salah satu cara menjaga kepadatan tulang adalah memberikan tekanan melalui aktivitas fisik, terutama latihan beban. Tekanan tersebut dapat merangsang tulang untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kekuatannya.

"Yang menyebabkan tulang tebal itu adalah tekanan. Makanya kuncinya mesti latihan beban," kata dr Henry saat ditemui dalam agenda Timeless Music, Timeless Movement yang digelar Siloam Hospitals Mampang di Fountain Atrium Grand Indonesia, Jakarta, Jumat (30/10/2026).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut