Cegah Stroke dan Penyakit Jantung, Kontrol Lemak pada Darah

Dani M Dahwilani
Gangguan peredaran darah terjadi akibat penumpukan plak yang disebabkan kolesterol jahat atau low-density lipoprotein (LDL). (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Stroke dan penyakit jantung adalah penyebab kematian tertinggi pertama serta kedua di Indonesia. Akar dua penyakit tersebut adalah terganggunya aliran darah. 

Kondisi ini dipicu beberapa hal, antara lain obesitas dan penggumpalan darah. Gangguan peredaran darah terjadi akibat penumpukan plak yang disebabkan kolesterol jahat atau low-density lipoprotein (LDL). 

"Kolesterol jahat terbentuk melalui kombinasi lemak dalam darah dan protein. LDL sebenarnya berfungsi membawa kolesterol dari hati menuju berbagai organ dalam tubuh, namun apabila jumlahnya terlalu banyak malah akan menyebabkan pengendapan lemak di dalam pembuluh darah," ujar Bio Medical Expert and Advisor Biogreen Science, Dr Richard Sutedjo S TP PHD dilansir Minggu (28/3/2021). 

Dia menerangkan tubuh manusia memerlukan lemak darah terkontrol. Sebab itu, tidak sembarangan memformulasikan obat.  

"Jangan karena takut lemak darah jadinya nanti lemak darahnya rendah. Itu berbahaya," katanya. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
29 hari lalu

Merasa Sehat Lalu Stop Obat Hipertensi? Dokter Ungkap Dampaknya pada Jantung

1 bulan lalu

Tak Cuma Obat, Teknologi TMS Bisa Stimulasi Area Otak Pasien Afasia

1 bulan lalu

Gigi Berlubang Berpotensi Sebabkan Gangguan Jantung sejak Usia Muda, Ini Penjelasannya

2 bulan lalu

Menkes Budi Soroti Layanan LVAD di Indonesia, Tak Ingin Hanya Terpusat di Jawa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal