Covid-19 Varian Delta Sebabkan Kematian pada Anak, IDI Minta Pemerintah Fokus

Muhammad Sukardi
Varian Delta banyak menyerang anak-anak dibandingkan varian lain yang ditemukan di Indonesia seperti varian Alpha maupun varian Beta. (Foto: Reuters)

"Varian Delta memang banyak menyerang anak-anak dibandingkan varian lain yang ditemukan di Indonesia seperti varian Alpha maupun varian Beta," ujarnya.

Terkait dengan upaya pencegahan yang bisa dilakukan masyarakat, Prof Zubairi menjelaskan karena varian Delta menyebar lewat airbone atau udara, maka penting sekali untuk menggunakan masker dengan benar dan tidak berkerumun. "Karena penyebarannya airborne, banyak masyarakat enggak menyadari kalau virus varian ini sangat mudah menular. Karena itu, pakai masker yang berkualitas," katanya.

Soal gejala khas dari varian Delta, Prof Beri menerangkan hampir sama dengan Covid-19 awal, yaitu demam, sesak napas, hilangnya indera pengecap dan penciuman. "Menjadi khas varian Delta menyebabkan seseorang sakit kepala, diare, sakit tenggorokan, dan hidung meler," ujarnya. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
11 hari lalu

Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir

Seleb
2 bulan lalu

Ariana Grande Terkena Covid-19 hingga Sejumlah Acara Dibatalkan, Begini Kondisinya

Health
2 bulan lalu

Apa Benar Alat Tes TBC INDIGEN dari PCR Covid-19? Ini Faktanya!

Mobil
2 bulan lalu

Pemerintah Siapkan Insentif Otomotif, Skema Mirip saat Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal