Ketika dahak mulai terasa naik ke tenggorokan, lakukan batuk ringan sebanyak satu hingga dua kali untuk membantu mengeluarkannya. Jika dahak belum naik, tahapan pernapasan dapat diulangi sesuai petunjuk teknik tersebut.
“Ulangi tahap 1-3 sampai dahak naik, baru masuk tahap 4,” ucapnya.
Dalam keterangannya, dr. Cecep mengingatkan agar seseorang tidak memaksakan dahak keluar dengan batuk terus-menerus atau mengejan terlalu kuat. Menurut dia, tindakan tersebut dapat meningkatkan tekanan di dada dan membuat saluran napas menyempit.
“Ibarat selang air yang dipencet kencang sampai gepeng, airnya (dahak) jadi kejepit di dalam. Teknik Huff Cough di video ini mengatur tekanan udara agar saluran tetap terbuka, jadi dahak bisa meluncur naik tanpa hambatan,” kata dr Cecep.
Tips Membantu Meredakan Keluhan Dahak
Selain mencoba teknik Huff Cough, menjaga kecukupan cairan tubuh juga penting ketika sedang batuk. Minum air yang cukup membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh selama pemulihan, meskipun bukti mengenai efek langsungnya dalam mengencerkan dahak masih terbatas.
Posisi tidur juga dapat disesuaikan agar lebih nyaman. Dr. Cecep menyarankan untuk menghindari posisi telentang datar ketika dahak terasa banyak dan mencoba tidur menyamping atau meninggikan posisi kepala serta tubuh bagian atas menggunakan bantal.