JAKARTA, iNews.id - Susu Kental Manis atau kerap disebut SKM memang kerap digunakan sehari-hari bagi sebagian besar orang. Misalnya, untuk campuran kopi, teh, atau diseduh sebagai laiknya susu biasa.
Namun, baru-baru ini Kementerian Kesehatan RI telah menginformasikan pada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) selaku pengawas izin edar untuk lebih memperhatikan produk Kental Manis agar tidak dikategorikan sebagai produk susu bernutrisi sebagai penambah asupan gizi.
Hal ini dikaitkan dengan kadar gula yang tinggi dalam produk SKM atau kini disebut Kental Manis. Kadar gula yang ada pada Kental Manis ini, disinyalir lebih tinggi daripada kandungan proteinnya. Memangnya apa sih kandungan Si Kental Manis? Yuk, simak informasi yang dirangkum iNews.id, Jumat (6/7/2018).
Kalori
Sudah bukan rahasia umum lagi jika Kental Manis memiliki kandungan kalori yang padat. Biasanya, dalam satu takaran satu sendok makan, terdapat hingga 62 kalori. Inilah sebabnya Kental Manis tidak menyehatkan apabila diminum oleh bayi dan balita sebagai penambah asupan gizi.
Lemak
Selain kalorinya yang tinggi, Kental Manis juga mengandung lemak cukup banyak. Biasanya, satu sendok makan Kental Manis mengandung dua hingga empat gram lemak. Kandungan lemak susu apalagi lemak jenuh, dapat berdampak buruk bagi kesehatan kardiovaskular.