Dokter Peringatkan Anak Ngorok saat Tidur, Tanda Gangguan Pernapasan Berbahaya

Mei Sada Sirait
Dokter mengingatkan orang tua agar tidak menganggap sepele kebiasaan anak mengorok saat tidur, terutama jika anak mengalami obesitas. (Foto: Ilustrasi/AI)

“Kalau anak gemuk kemudian dia mengorok, bisa terjadi OSAS atau Obstructive Sleep Apnea,” katanya.

OSAS atau Obstructive Sleep Apnea merupakan gangguan yang terjadi ketika saluran napas mengalami hambatan saat tidur. Akibatnya, pasokan oksigen ke berbagai organ tubuh, termasuk otak, menjadi berkurang.

Kondisi tersebut membuat kualitas tidur anak menurun. Dalam jangka panjang, gangguan tidur yang tidak ditangani dapat memengaruhi konsentrasi, kemampuan berpikir, hingga prestasi akademik anak di sekolah.

“Kalau tidak ditangani bisa menyebabkan gangguan belajar di kemudian hari,” ujar Prof Rini.

Selain berdampak pada kualitas tidur, obesitas juga berpengaruh terhadap sistem kekebalan tubuh. Menurut Prof. Rini, masih ada anggapan keliru bahwa anak dengan tubuh gemuk memiliki daya tahan tubuh yang lebih kuat dibandingkan anak dengan berat badan normal.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Stop Terobsesi Punya Anak Chubby, Dokter Peringatkan Risiko Obesitas

1 bulan lalu

Perut Buncit di Usia 30-an Bisa Turunkan Testosteron, Ini 4 Cara Mengatasinya

1 bulan lalu

Alat Vital Pria Gemuk Terlihat Mengecil, Begini Cara Mengatasinya Kata Dokter

1 bulan lalu

Kenapa Alat Vital Pria Gemuk Terlihat Lebih Kecil? Dokter Ungkap Penyebab Sebenarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal