Dokter Ungkap Kondisi Jantung yang Tak Dapat Diatasi Pasang Ring

Niko Prayoga
Pemasangan ring (stent) jantung tidak selalu menjadi solusi untuk mengatasi seluruh kasus penyakit jantung koroner. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id – Pemasangan ring (stent) jantung tidak selalu menjadi solusi untuk mengatasi seluruh kasus penyakit jantung koroner. Pada kondisi tertentu, pasien justru membutuhkan tindakan lain karena pemasangan ring tidak lagi efektif.

Dokter Spesialis Jantung Konsultan Kardiologi Intervensi, dr Bobby Arfhan Anwar, mengatakan masih banyak masyarakat yang menganggap penyumbatan pembuluh darah jantung dapat diatasi hanya dengan memasang ring. Padahal, keputusan terapi bergantung pada kondisi pembuluh darah dan tingkat keparahan penyumbatan.

"Jadi, kalau cukup beruntung, tanda kutip, ya, kasusnya simpel case itu penyempitan, pasang ring, selesai. Tapi kenyataannya enggak enggak semua seperti itu. Ada kasus-kasus yang pasang ringnya sulit banget, yang sudah terlalu keras, atau pembuluh darah penyempitannya di tempat yang berisiko, atau di pembuluh darah yang kecil. Nah, ini semua banyak faktor, jadi enggak sesimpel itu sih sebenarnya," kata dr Bobby dalam podcast di kanal YouTube Raditya Dika, dikutip Sabtu (4/7/2026).

Menurutnya, salah satu kondisi yang membuat pemasangan ring sulit dilakukan adalah ketika plak penyumbatan sudah mengalami kalsifikasi atau mengeras akibat penumpukan kalsium. Pada kondisi tersebut, pembuluh darah tidak bisa langsung dilebarkan menggunakan balon maupun dipasang ring karena berisiko mengalami cedera.

Untuk mengatasinya, dokter dapat menggunakan teknologi rotablator, yaitu alat khusus yang berfungsi mengikis plak kalsium di dalam pembuluh darah sebelum pemasangan ring dilakukan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pasang Ring Belum Tentu Sembuhkan Penyakit Jantung, Begini Kata Dokter

57 tahun lalu

Catat! Cegukan Tak Kunjung Berhenti seperti Dialami Tio Pakusadewo Bisa Jadi Tanda Gangguan Jantung

57 tahun lalu

Sudah Pasang Ring Jantung, Tio Pakusadewo Tak Kapok Merokok

57 tahun lalu

Jantung Berdebar dan Sesak Napas setelah Makan Banyak? Ternyata Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal