Donald Trump Larang Orang Obesitas Masuk Amerika, Alasannya Bikin Kaget

Mei Sada Sirait
Presiden AS Donald Trump kembali membuat kebijakan yang membuat dunia heran melarang orang obesitas masuk Amerika Serikat  (AS(. (Foto: AI)

JAKARTA, iNews.id - Presiden AS Donald Trump kembali membuat kebijakan yang membuat dunia heran. Kali ini, dia mendukung kebijakan Imigrasi Amerika Serikat menolak visa pendatang yang obesitas.

Menurut Menteri Luar Negeri Marco Rubio, petugas konsuler di kedutaan dan konsulat AS diminta meninjau kondisi kesehatan pemohon visa secara lebih ketat. Obesitas, diabetes, penyakit jantung, gangguan pernapasan, kanker, hingga masalah kesehatan mental termasuk bagian dari kriteria penolakan visa tersebut. 

Alasannya karena kebijakan ini merujuk pada aturan public charge. Artinya, pemohon yang diprediksi akan membutuhkan perawatan jangka panjang sangat mahal bisa menjadi "beban publik".

Trump menilai bahwa kebijakan tersebut adalah cara untuk melindungi pembayar pajak Amerika dan menegakkan aturan yang sudah lama, namun selama ini kurang ditegakkan secara ketat. Munculnya dukungan kebijakan ini seolah menjadi ironi, mengingat Trump sendiri pernah dikategorikan termasuk obesitas pada pemeriksaan kesehatannya pada tahun 2020 lalu berdasar Indeks Massa Tubuh (BMI) nya.

Selain masalah kesehatan, usia pemohon juga menjadi pertimbangan penolakan visa. Pemohon yang sudah melewati usia pensiun bisa ditolak jika diperkirakan akan menjadi beban di kemudian hari.  

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
1 hari lalu

Trump: Greenland Akan Hasilkan Minyak Lebih Besar Dibanding Wilayah Mana pun

1 hari lalu

Nah! Trump Umumkan Eksplorasi Minyak, Gas dan Mineral Besar-besaran di Greenland

2 hari lalu

Trump Yakin China dan Rusia Tak Bantu Iran Perang Lawan AS

2 hari lalu

Houthi Peringatkan AS Tak Terlibat dalam Konflik Lawan Saudi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal