Meski faktor genetik tidak bisa diubah, dr Noah menekankan ada sejumlah kebiasaan harian yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi risiko eksim kambuh.
Salah satu hal yang sering terlewat adalah asupan makanan sehari-hari. Menurut dr Noah, mengurangi konsumsi gula dan olahan tepung terigu dapat membantu menjaga kondisi kulit.
“Terus harus gimana? Ini hal yang kadang kelewat, tapi super helpful. Kurangin gula + tepung bantu jaga kolagen kulit gaa rusak, turunin radang kulit,” kata dr Noah.
Selain pola makan, menjaga pertahanan kulit atau skin barrier juga menjadi bagian penting dalam perawatan kulit penderita eksim. Mengoleskan pelembap secara teratur dapat membantu menjaga kelembapan kulit dan mengurangi dorongan untuk menggaruk.
“Jadiin pelembab temen. Perbaiki skin barrier, kulit lebih minim gatal, lebih jarang garuk jadi minim kambuh,” ujar dr Noah.
Di sisi lain, kondisi emosional dan kesehatan mental juga berkaitan dengan respons peradangan tubuh. Stres yang meningkat dapat menjadi salah satu pemicu munculnya atau memburuknya gejala eksim pada sebagian orang.
“Cerita kalau lagi stress, jngan dipendem, nanti bukan cuma emosi yang keluar, tapi eksim juga,” kata dr Noah.