Fakta 7 dari 10 Gen Z Rasakan Gejala Depresi Selama Pandemi Covid-19, Ini Kata Psikolog

Siska Permata Sari
Podcast Aksi Nyata. (Foto: YouTube)

“Masalahnya, significant others atau orang terdekat dari anak-anak usia 18-20’an itu bukan lagi orangtuanya, tetapi sudah peer-nya atau temannya,” jelas dia.

Kondisi ini, sambung dia, ditambah pandemi Covid-19 yang membuat mereka sulit bersosialisasi atau terhubung dengan teman-temannya. “Apalagi kalau kepribadiannya ekstrovert yang membutuhkan energi dari berkumpul sama teman-teman, terus disuruh di rumah saja. Itu recharge (energinya) bagaimana?” kata dia.

Oleh karena itu, penting untuk mengelola stres agar tidak berkembang menjadi gangguan kesehatan mental yang lebih serius. Selain itu, tidak ada salahnya juga untuk meminta bantuan tenaga profesional.

Editor : Dyah Ayu Pamela
Artikel Terkait
5 tahun lalu

Breaking News: Sopir Vanessa Angel Divonis 5 Tahun Penjara 

2 bulan lalu

Lepas dari Kecanduan Media Sosial, Ini 3 Aktivitas Bantu Pulihkan Mental

2 bulan lalu

Detoks Media Sosial 1-2 Minggu, Ini Dampaknya bagi Kesehatan Mental

2 bulan lalu

Medsos Terbukti Bisa Memicu Anxiety hingga Depresi, Ini Penjelasannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal