Direktur Legal, External Affairs & Circular Economy Chandra Asri Group, Edi Rivai, mengatakan kesiapsiagaan bencana membutuhkan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan.
"Kesiapsiagaan bencana membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan. Bersama Yayasan Bakti Barito, kami mendukung upaya Kementerian Kesehatan untuk memperkuat kesiapan pelayanan kesehatan dalam situasi darurat," ujar Edi.
Dia berharap dukungan tersebut dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan di lapangan dan membantu pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana.
Ketersediaan tenda menjadi salah satu unsur pendukung dalam upaya menjaga kesinambungan layanan kesehatan saat bencana. Agar manfaatnya optimal, fasilitas tersebut perlu ditempatkan dan digunakan berdasarkan kebutuhan di lapangan, sejalan dengan kesiapan petugas serta koordinasi penanganan darurat.
Dengan demikian, kesiapan pelayanan kesehatan dalam menghadapi bencana perlu dibangun melalui kombinasi sarana yang memadai, tenaga kesehatan yang siap bertugas, dan koordinasi yang efektif. Ketiga aspek tersebut penting untuk membantu memastikan masyarakat terdampak tetap memperoleh pelayanan medis ketika situasi darurat terjadi.