Hari Gizi Nasional, Stunting Masih Jadi Masalah Utama Pemerintah

Siska Permata Sari
Pemerintah menekankan pentingnya mencegah angka stunting di Hari Gizi Nasional. (Foto: Ilustrasi/Istockphoto)

Menurutnya, masalah stunting disebabkan karena rendahnya kesadaran ibu terhadap gizi anak. Seorang ibu terkadang tidak menyadari jika asupan gizi anak yang tidak tercukupi dengan baik  dapat menyebabkan stunting dini pada balita.

"Kecuali bila postur tubuh sudah tampak sangat kurus, barulah sadar bahwa ada masalah,” kata dia.

Sebab itu, ia mengajak kepada masyarakat untuk mulai sadar tentang pentingnya pengetahuan gizi dan perilaku kesehatan yang tepat bagi anak.

Hal itu dapat dibuktikan dari data PSG yang menyebutkan bahwa kurang dari 89,1 persen perempuan hamil yang mendapatkan tablet tambah darah saat hamil.

Tidak hanya itu saja, persentase pemberian Air Susu Ibu ekslusif pada bayi di bawah dua tahun masih rendah. “Hanya 54 persen yang menerima ASI eksklusif,” ungkap dia.

Editor : Nanang Wijayanto
Artikel Terkait
4 hari lalu

BGN Aktifkan 480 SPPG di 16 Provinsi Mulai Hari Ini, Wilayah 3T Jadi Prioritas

19 hari lalu

BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Layanan Difokuskan ke Wilayah 3T

24 hari lalu

Pramono Targetkan Angka Stunting di Jakarta Turun 3 Persen dalam 2 Tahun, Ini Strateginya

1 bulan lalu

Cegah Stunting Sejak Dini, PT Pegadaian dan POGI Gelar Program Merdeka Stunting 2026 di 36 Kota Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal