Ingatkan Bahaya Rokok, Yayasan Kanker Indonesia: Jangan Percaya Opini! 

Annastasya Rizqa
Yayasan Kanker Indonesia (YKI) mengingatkan bahaya merokok bagi kesehatan sehingga jangan percaya pada opini yang menyesatkan. (Foto: AI)

JAKARTA, iNews.id - Yayasan Kanker Indonesia (YKI) mengingatkan bahaya merokok bagi kesehatan sehingga jangan percaya pada opini yang menyesatkan. Ini setelah publik dibuat bingung pernyataan Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun yang menyebut rokok tak menyebabkan seseorang meninggal dunia. 

Pernyataan tersebut menimbulkan keraguan terhadap bahaya rokok, mengingat bukti medis dan ilmiah telah lama menunjukkan bahwa rokok adalah penyebab utama berbagai jenis kanker dan kematian dini.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, termasuk para pemimpin publik, untuk merujuk pada data medis dan bukan opini pribadi. Rokok bukan hanya membunuh perokok, tetapi juga orang-orang di sekitarnya. Ini bukan soal debat, ini soal nyawa,” ujar Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI), Prof DR dr Aru Wisaksono Sudoyo, SpPD-KHOM, 

Dia menjelaskan rokok mengandung zat toksik berbahaya yang menjadi pemicu dari penyakit kanker.

“Yayasan Kanker Indonesia ingin menegaskan bahwa rokok adalah penyebab kanker yang paling bisa dicegah. Zat-zat karsinogenik dalam rokok merusak DNA sel tubuh, memicu pertumbuhan sel abnormal, dan menyebabkan berbagai jenis kanker. Pernyataan yang meragukan bahaya rokok sangat berisiko karena dapat menyesatkan publik dan melemahkan upaya pencegahan,” ujar Prof Aru dalam keterangan resminya, Sabtu (8/11/2025).

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Hari Tanpa Tembakau Sedunia 31 Mei 2026, Ahli Tegaskan Rokok Sumber Penyakit!

1 bulan lalu

Perokok Berisiko 2 Kali Lipat Kena TBC, Ini Penyebab yang Jarang Disadari!

8 bulan lalu

Yayasan Kanker Indonesia Bantah Rokok Tak Sebabkan Kematian

2 tahun lalu

Heboh Gara-Gara Asap Rokok Perempuan Muda Alami Hipertrofi Konka, Disarankan Operasi Biaya Rp80 Juta!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal